Rahasia Iqro’, Malaikat Jibril Hingga 3 Kali

18

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa wahyu yang pertama kali diturunkan oleh Jibril As. kepada Nabi Saw. adalah surat al-‘Alaq ayat 1-6 yang diawali dengan kalimat “Iqra’”. Jibril bahkan sampai mengulang kata “iqra’” sampai 3 kali, baru yang keempat dilanjutkan dengan “Bismirabbikalladzi khalaq”.

Tentu ada makna tersendiri mengapa Jibril sampai mengulang kata Iqra’ sampai 3 kali. Sebab, tidak mungkin Malaikat Jibril sampai melakukan sesuatu yang bersifat redundant atau mubadzir, pasti setiap titik, koma maupun pengulangan dalam wahyu yang ia sampaikan memiliki kandungan makna yang sangat mendalam.

Menurut tafsir Isyari bahwa;

  • Iqra’ pertama itu artinya ‘how to read’, yakni membaca biasa dengan hanya melibatkan lidah saja tanpa dibarengi dengan pemahaman. Mungkin contohnya adalah pembacaan kita terhadap al-Quran selama ini yang hanya mencari banyaknya saja. Jadi kalau kita dalam bulan Ramadhan ini baca al-Qurannya pake sistem kejar tayang, yakni membaca al-Quran sebanyak-banyaknya namun tanpa berusaha untuk menghayati kandungan maknanya apalagi mengamalkannya, itu berarti kita masih berada pada Iqra’ yang pertama. Ingat, bahwa Jibril mengatakan kata Iqra’ tidak hanya sekali, tapi sampai 3 kali.
  • Iqra’ yang kedua memiliki makna ‘how to learn’, yakni sebuah pembacaan yang melibatkan unsur intelektual.
  • Iqra’ ketiga bermakna ‘how to understand’, yakni sebuah pembacaan yang bukan hanya melibatkan intelektual saja, namun sekaligus melibatkan emosional.
  • Dan Iqra’ yang keempat, maka itu merupakan pembacaan tingkat tinggi, karena melibatkan spiritualitas kita; ‘how to elevate’, dan ini pembacaannya para Anbiya’ dan Auliya’.

Lalu bagaimana dengan pembacaan kita selama ini, apakah rela hanya di tingkat pertama terus tanpa ada usaha untuk naik ke tingkat berikutnya? Apakah bisa kita menaiki tangga demi tangga jika pembacaan kita masih karena orang lain? (Ust. Qomari Arisandi).